
Mengapa bentuknya planner
Keluhan pemula yang paling sering sampai ke meja kami bukan "apa strategi terbaik", melainkan "tadi malam kenapa harganya tiba-tiba melompat?". Jawabannya hampir selalu ada di kalender: sebuah rilis data atau keputusan bank sentral yang jamnya tidak mereka ketahui. Karena itu setiap halaman kami dibuka dengan lembar agenda bergaris jam WIB. Kami ingin pembaca terbiasa bertanya "jam berapa, data apa" sebelum bertanya "naik atau turun".
Daftar tugas redaksi, dan daftar larangannya
| Masuk agenda redaksi | Dicoret dari agenda |
|---|---|
| Menjelaskan cara membaca kalender ekonomi, FOMC, NFP, CPI, ECB, BI-Rate, dan PDB | Menerbitkan sinyal beli/jual atau target harga |
| Mengutip angka dari siaran pers resmi beserta tanggalnya | Mencantumkan angka tanpa sumber yang dapat diperiksa, termasuk forecast konsensus |
| Menempelkan tanda ilustrasi di tiap contoh berangka karangan | Menyebut indikator atau layanan tertentu "paling akurat" |
| Menyebut nama situs pihak ketiga seperlunya sebagai contoh | Memasang tautan afiliasi atau menerima bayaran dari pialang |
Asal-usul angka di planner
Jadwal dan angka ekonomi bersumber langsung dari lembaga yang merilisnya: Federal Reserve, Biro Statistik Tenaga Kerja AS, Biro Analisis Ekonomi AS, Bank Sentral Eropa, dan Bank Indonesia. Kurs referensi di papan kurs berasal dari data ECB melalui layanan Frankfurter, sedangkan harga emas dari Currency API. Kalau sebuah fakta gagal kami pastikan, misalnya pembagian kewenangan terbaru atas produk forex di Indonesia, kami menuliskannya terus terang dan mengarahkan pembaca ke sumber resmi.
Menemukan kekeliruan?
Jam rilis bisa bergeser dan kami bisa salah ketik. Kabari kami lewat alamat surel redaksi; setelah dibetulkan, tanggal di strip biru lembar itu ikut berganti. Batas peran kami dijelaskan di disclaimer.